Monthly Archives: Juni 2010

Tips Meningkatkan Kualitas Pertemanan

Tak bisa dipungkiri, kita punya banyak teman. Dengan berbagai kualitas. Ada yang sekedar kenalan, ada yang teman biasa, teman akrab, sahabat, kerabat atau saudara. Apakah Anda ingin meningkatkan kualitas pertemanan Anda tersebut? Bila iya, maka cobalah mengerti dan pahami secara detail apapun tentang teman teman Anda itu. Caranya?

Buatlah sebuah catatan yang berisi daftar kesenangan dari semua teman Anda. Dari mulai hobi, tema gurauan, acara TV, topik pembicaraan, tempat nongkrong, tempat makan, menu fave dan lain lain. Misalnya Badu hobi: mancing, tema gurauan : plesetan, acara TV: Moto GP dan F1, tempat nongkrong: bengkel modifikasi, tempat makan fave: Lesehan, menu fave : Bakmi Jawa dll. Kebalikannya, buat juga daftar yang mereka tidak sukai.

Lha untuk apa? kurang kerjaan bener?

Sebelum Anda bertemu dengan salah satu teman Anda, bacalah daftar kesenangan dari teman Anda tersebut. Dengan berbekal pengetahuan tentang teman Anda, Anda akan lebih mudah membuat suasana nyaman bagi teman Anda. Semakin Anda melakukan banyak hal yang disukai teman Anda tersebut semakin timbul rasa kepercayaan Teman Anda kepada Anda. Semakin  Anda terhindar dari hal hal yang teman Anda tersebut tidak sukai, Semakin nyaman teman Anda bersama Anda.

Ketika teman Anda menaruh kepercayaan kepada Anda, maka Anda bisa men-drive teman Anda tersebut sesuai dengan rencana Anda. Selamat mencoba dan nikmati hasilnya.  Semangat Pagi!

Semua Ada Resepnya

Seorang kawan bercerita, teman kuliahnya sebut saja A tidak pinter pinter amat. Sering bolos kuliah sebagaimana yang lain. Diktat dan hand out juga di dapat paling cepat seminggu sebelum semesteran. Ia penganut SKS. Sistem Kebut Semalam. Herannya, setiap khs keluar, ndak pernah IP nya kurang dari 3. Ndak seperti teman teman mbolosnya yang jadi anggota Persakom РPersatuan Satu Koma-.  Ya A selalu tiga koma.

Teman teman nya ‘herman’ bukan kepalang.. bagaimana mungkin? Tapi itulah senyatanya. Ketika diinterogasi, apa resepnya, A cuma bisa cengar cengir cengengesan sambil ngomong sekenanya “Ya ndak tau.. cuma setiap baca bahan kuliah di malam sebelum ujian, ndelalah pas itu yang keluar. Selalu begitu.” Aneh.. Ajaib… kok bisa ya?

Belakangan teman teman nya baru tahu dan sepakat apa yang menjadikan nya A demikian ‘beruntung’. Setelah diamati betul betul dalam waktu yang relatif lama, ternyata, TERNYATA A ini ndak pernah meninggalkan sholat dhuha. Mesti hanya 2 roka’at ia selalu lakukan. Wallohua’lam.

Kembali pada fenomena peterporn dan ketakutan kita para orang tua terhadap perilaku anak anak kita, bagaimanakah resep agar mereka — buah hati kita — tidak terkontaminasi virus AR1EL ini? Karena mengandalkan kekuatan kita dengan segala keterbatasan dibanding akses informasi yang tak terkendali, tidak lah mungkin kita mengamati setiap peri laku mereka.

Cukupkah kita hanya berikhtiar dengan semua keterbatasan kita serta berdoa? Atau adakah resep manjur di balik itu? Ya.. karena membanting handphone atau menjual laptop mereka sama sekali tak mampu membendung arus informasi itu. Banyuaaaakkk sekali celah yang kita tidak bisa mengontrolnya saban hari.

Ancaman terhadap buah hati kita juga tidak hanya itu. Masih berderet mengintai. Rokok, Narkoba, tawuran, miras dll Semangat Pagi !