Gadis Kecil Di Gang Kenari

Gelisah kubangan tanah yang dilagukan
di mata langit hanya garis lengkung
penghubung waktu nuansa masa masa

Dalam nada ababil api terpercik di kerikil
ia lempar lempar halau keruh darah
merasuk dasar sumur dahaganya
: senyum bunga
lengan lemah mengayun
basi rona harapan

Lengking jerit seruling gadis kecil gang kenari
gajah gading emas
kaki kaki di sudut arena
menggilas nyanyian hati robohkan tenda tenda sunyi
: sunyi hati

Di kubangan tanah di samping arena
hati gadis kecil gang kenari
diam beku
dikoyak tikus tikus got

Posted on Maret 14, 2008, in Dibuang Sayang and tagged . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. akhirnya bisa kunikmati kembali puisinya
    dan masih mantab dan makin ngigit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: