Jalan Jalan Ke Jogja: Nikmati Sate Klathak.

Pernah ke Jogja? Pernah menikmati sate klathak? Apa Itu Sate Klathak?

Bila anda di Jogja, antara jam 11 siang s.d 9 malam, jangan lupa sempatkanlah main ke jalan Imogiri Timur. Dari perempatan Terminal Bus Giwangan Yogyakarta kearah makam Raja Raja Imogiri, tepatnya dimulai setelah perempatan pertama. Perempatan Grojogan. Emang ada apa?.

Di sepanjang jalan itu terdapat sekitar 30 warung sate kambing hanya dalam ruas jalan sepanjang 2.5 km. Jadi rata-rata hampir setiap 80 meter ada satu warung sate kambing. Orang sekitar situ saja banyak yang menyebutnya dengan “Jalan Sate”.

Yang spesial adalah sate klathak. Sate klathak adalah sate kambing muda yang hanya dibumbui dengan garam saja, sehingga bila di bakar akan ber “Klathak Klathak!”. Berbunyi maksudnya, karena garamnya terbakar. Dipercaya berkhasiat meningkatkan gairah dan stamina pria. Tapi meski hanya dibumbui garam saja, kok ya tetep enak ya?.

Jangan heran, kalo pada saat makan siang, banyak orang kantoran yang jauhnya sekitar 10 kiloan pada menyempatkan makan di jalan sate.

Yang paling sip, menurutku sih, adalah Sate Pak Jam. Tepatnya di Km 6.5 berseberangan dengan pom Bensin Jati. Ada tulisannya. Di bawah pohon mangga. Jangan sampai keliru, karena disekitar pom bensin itu saja ada 4 warung sate yang berdekatan. Kambingnya dijamin masih muda. Jadi empuk. Per porsi ( 2 tusuk sate + Nasi)  cuma Rp. 13.000,- dah masuk mimuman.

Dalam sehari Pak Jam “membunuh” 4-5 ekor kambing muda. Meski begitu, jangan harap jam 7 malam masih buka. Sudah habis. Lainnya masih buka, sih. Blom pada habis.

Selain sate klathak ada juga Sate bumbu, Thenkleng, Kikil, Lelung, Tongseng, Nasi goreng kambing dll. Tapi yang spesial ya itu tadi, Sate Klathak.

Atau mo yang lebih greeng? Pesen saja tongseng torpedo!!

Jadi dalam sehari, di ruas jalan 2.5 km itu, kira kira 90-100 kambing muda diambil hak hidupnya.

Dari perempatan terminal giwangan ke arah makam raja imogiri, bila sudah melewati trepiklet, berarti anda sudah kebablasen. Sudah lewat dari zona jalan sate. Atau emang mo ke Imogiri?

Mau mampir? Aku tinggal di dekat situ.

Posted on November 27, 2007, in jalan jalan ke jogja, Umum and tagged , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. Sate Klathak khas Yogyakarta. Kami belum pernah mencicipinya. Di daerah kami juga belum ada menu dengan cara memasak seperti itu. Bagaimana dengan ‘bau kambingnya’ dengan cara pengolahan seperti itu ? Sudah hilang ya ? Daging kambing konon dapat menambah vitalitas pria idaman. Konsumennya tetap membludak. Semoga saja tidak terkena kolesterol dan tekanan darah tinggi. Trims infonya sobat. Semoga ada kesempatan ke Imogiri sehingga dapat mampir untuk mencicipi makanan spesial Sate Klathak. Salam sukses selalu.

  2. Aku tinggal di jalan imogiri..silahkn mencicipi hidangan sate klathak.banyak pilihan…hampir lebih dari 30 penjual sate disepanjang jalan imogiri…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: