Pendar bulan peluk kerlip bintang di kerling langit malam tadi
terhampar antara sepoi lembut lentik bulu mata
masih menggelatar, membelai ujung nurani,
selalu saja aku lemas damai,
: adalah tebaran lampu Malioboro dari tepi bukit ini
mengular rasa sari madu cinta
siapa rela temaram pagi mengusir?
jalan terus tertoreh di tiang tiang waktuku
ada baris rebusan rebung menanti
dibagi untuk para pengemis
agar meninggi bambu [...]
Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Poerty’
26 Nov
Komentar Terakhir