Arsip Bulanan: September 2008

Dana Permen: Siapa Mau Mengelola?

Permen Kembalian dipinjam dari catatangue.blogspot.com

Terlepas dari niat baik pak Haji pembagi zakat, kasus tewasnya puluhan wanita yang berebut antri zakat di pasuruan menambah daftar kesedihan bangsa ini. Gunung es kemiskinan atau mental miskin bangsa ini semakin mencuat saja.

Bila anda termasuk orang yang seneng peduli sesama seperti pak Haji, tapi susah mencari dana, ada solusi yang kek nya cerdas yang dilontarkan senior saya. Idenya sangat sederhana.

Brapa kali kita blanja di mini market, swalayan, dalam sebulan? Brapa kali kita disodori permen kembalian karena mreka dosa bilang atau ndak bilang ndak ada uang receh di bawah cepek-an? Sukakah kita sama permennya? Banyak orang yang tidak suka dengan aroma tertentu. Durian misalnya. Tapi apakah si mbak kasir nanya dulu permen apa yang kita maui? Jadinya sering tuh permen yang akhirnya kita nggak makan, kadang sampai beberapa hari terbengkalai dan akhirnya lengket, Kadang sampai kecuci. Pernah gitu?

Saya berani bertaruh bila di dekat mesin kasir diberi tulisan “Mohon keikhlasannya, uang kembalian anda yang di bawah 100 rupiah kami minta untuk dikelola dan dishodaqohkan kepada anak yatim dan fakir miskin di sekitar swalayan ini”, hampir pasti tidak ada yang keberatan. Bagaimana dengan anda?

Andai saja dana permen itu dikumpulin jadi satu. Setiap bulan misalnya. Bayangin, bila dalam sehari di satu swalayan ada 2000 transaksi (untuk swalayan besar) dan 100 transaksi untuk minimarket, yang kembaliannya dalam bentuk permen. Katakan satu permen harganya 50 rupiah. Ini sebagai rerata kembalian, karena yang dipermeni biasanya adalah kembalian di bawah 100 rupiah. 75, 80, 15, 45, 10 50 dkk.

Sehari 2000 x Rp. 50-, = Rp. 100.000,-
Sebulan Rp. 3.000.000,-

Sehari 100 x Rp. 50,- = 5.000,-
Sebulan Rp. 150.000,-

Hitung sendiri bila swalayan yang dikelola ada 10 swalayan besar dan 200 minimarket. Betapa potensialnya sebuah permen kembalian.

Lha kalau ini bisa menasioal dan menjadi peratuaran pemerintah atau apapun yang mempunyai kekuatan hukum mengikat, bukankah ini menjadi salah satu point gratisuntuk memerangi kemiskinan? Tentu saja tidak lepas dari pengelolaan dana yang benar dan adanya konsep pembinaan mental agar tidak bermental kere. Mosok pake kalung emas antri zakat 30 ribu?.

Teknis pencatatannya? Nggak usak bingung. Buat saja program kasir yang terintegrasi dengan sistem pencatatan kembalian itu. Tuh banyak mas mas programmer handal. Minta tolong mereka untuk membuatkan programnya. Biasanya mereka mematok sekitar 1-3 juta untuk single user dan gak bisa diinstal 2x. Lha wong ini untuk misi kemanusiaan, minta aja pada mereka untuk gratis. Kalau nggak mau kebangetan. Emang mereka bisa buat program dapat kemampuan dari mana? Dari kuliah? Dari belajar? Ujung ujungnya juga dari Allah SWT.

Sebagai penutup, masih mending ada permen. Berapa kali anda beli bensin di SPBU dan tidak diberi kembalian yang hanya 100 200? Berapa tuh dosa di empunya SPBU. Bila dikelola juga, khan bisa ngurangin tuh dosa? Atau mau anda tagih nanti di akhirat? Minta diganti pahala yang punya SPBU? Buat yang punya SPBU : ati ati mas! itu dosa kecil tapi tiap hari sampean lakoni!

Anda Punya SPBU? Monggo!!

Swaiso : Olah Raga Teringan Yang Pernah Kumiliki

Sore sore baru saja menikmati asma yang baru saja sembuh dari kambuh. Dasar nggak doyan olah raga, ya gini jadinya. Ra nyono ra njumput ada kawan lama silaturahim. Ya sudah, ngobrol ngalor ngidul tentang idealita yang banyak nggak kesampaian.  Masih sebatas Om Do. omong doang. Betapa tidak, pensiun dini juga blom kesampaian…

Akhirnya sampai pada saya curhat masalah kesehatan. Kawan lama tadi memberi satu tips yang didapatnya blom lama, katanya. Olah raga yang mudah dilakukan?. Emang ada?

Dia dapat dari Hembing. Olah raga hanya dengan cara :

  • Berdiri tegak lalu kaki direnggangkan sampai batas bahu. Kaki nyekethem lantai.
  • Tangan lurus, telapak tangan juga lurus menghadap ke belakang.
  • Begitu saja? Bloom selesai..
  • Ayunkan tangan kedepan dan ke belakang seperti orang jalan, cuma posisi tetap lurus dan bersama sama. Kalau ke depan ya ke depan semua. kalo ke belakang ya ke belakang semua.
  • Seiring dengan itu, pas tangan ke depan, nafas diambil, pas tangan ke belakang nafas dibuang. Lebih heboh lagi kalo nagmabil dan mbuangnya dengan perut.
  • Lakukan rutin 5-25 menit sehari. Aman, nggak kehujanan, nggak perlu malu, bisa sewaktu waktu. Ssst kuncinya katanya mengaktifkan darah putih. Jadi ketahanan tubuh jadi meningkat.

itu saja….

Tapi kalo saya, saya tambahin dengan beban satu tangan setengah kilo. jadi tangan bukan membuka tapi memegang beban.

Hasilnya? Ya bloom tahu, baru saya lakukan 1 minggu…..
Tapi mosok pak Hembing asal ngomong, khan nggak mungkin??

Eh setelah saya browse diinternet, ternyatra namanya SWAISO. dan baru ada 8 halaman yang terindeks dengan keyword itu untuk google.co.id, Salah satunya blognya  dari Mas Al Hakim

Anda mau coba?

Tips : Agar sholat saya lebih baik

Seumur nafas ini, berapa kali saya dapat sholat dengan khusyuk? Bahkan dengan agak khusyuk?

Berbahagialah anda yang banyak mendapatkan khusyuknya sholat. Belum dengan saya. Paling paling sampai meneteskan air mata karena emang lagi pas ada masalah.

Beberapa waktu lalu, hanya sambil lalu, saya liat acara TV yang njelasin gimana sholat biar khusyuk. Tapi hanya sekitar 1 menitan. Namanya juga sambil lalu. Terpotong iklan dan keburu ada janji sama temen.

Sholat adalah bentuk kepasrahan kepada Sang Kholiq. Pasrah raga pasrah jiwa. Pak Ustadz memberikan contoh bagaimana seharusnya sikap tubuh kita pada saat sholat. Intinya adalah tubuh kita harus pasrah. Harus rendah.

Saya jadi teringat tips dari TDW tentang bagaimana menjaga semangat dan percaya diri.

  • Tegakkan badan setegak tegaknya.
  • Busungkan dada. Pertahankan
  • Dongakkan kepala. Pertahankan.
  • Kepalkan tangan. Pertahankan.
  • Ingat hal hal yang orang lain bangga dengan kita, perkuat ingatan itu..
  • Rasakan kembali kebanggan itu. Rasakan terus.
  • Perkuat rasa bangga itu, kembangkan senyum. Pertahankan.
  • Perkuat kepalan tangan anda. Semkain kuat. (Pada posisi ini sangat susah untuk mengingat hal yang sedih. Nggak percaya? Coba saja sendiri!)
  • Hentakkan dengan kuat dan katakan “YES”, (Saya menggantinya dengan “Bismillah”)

Logika kepasrahan dan khuyuk menjadi terbalik. Kalau punya, kita hilangkan rasa percaya diri. Kalau ada, kita lepas kebanggaan. Karena semua hanya milik Allah.

  • Berdiri dengan posisi tegap.
  • Lalu Lemaskan otot otot pundak, leher, lengan, punggung. Semua otot yang mungkin dilemaskan selama kita masih bisa berdiri, lemaskan. Istirahatkan.
  • Lemaskan semuanya. Jangan ditahan. Secara otomatis kepala anda akan menunduk. Pundak jatuh dan agak menutup kedepan. Pungguk sedikit membungkuk.
  • Pertahankan posisi ini. (Pada posisi ini sangat susah untuk bangga dan percaya diri. Tetapi akan sangat mudah untuk mengingat dosa. Nggak percaya juga?. Coba saja sendiri!)
  • Pertahankan posisi, tarik nafas teratur dan dalam. Coba hadirkan Allah di dalam hati kita.
  • Pertahankan posisi. Mulai ingatlah akan dosa dosa kita. Ucapkan istighfar ! Istighfar !
  • Dan mulailah sholat anda dengan tetap mempertahan konsep melemaskan semua otot yang mungkin dilemaskan selama gerakan dan posisi sholat masih bisa kita lakukan.

Kalaupun belum sampai khusyuk tetapi alhamdulillah saya melakukannya dan kualitas sholatku kayaknya mending dari pada sebelumnya. Di sini Ngbahas hal yang kayaknya sama

Anda mau nyoba?

Padi Politik

Kasihan bang Supri Toyong, atau Supri Tuyung. Boleh jadi niatannya baik. Dan boleh jadi bukan Supertoy nya yang bikin letoy. Seperti tulisan sebelum ini, ada banyak faktor yang menyebabkan kegagalan Supertoy di panen. Varietas Bibit, Air, Pupuk, Hama Penyakit, Cuaca dan juga ternyata SDM. Nyatanya da juga yang masih mo nerusin nanem ni supertoy. Di Madiun lo ndak salah.

  1. Bibit. Biarlah jadi urusan orang pinter bibit, seberapa mutu supertoy sebenarnya.
  2. Air. Masih terlintas di ingatan ketika tayangan di TV, pas di Bali lo ndak salah, tanah di mana supertoy ditanam terliat sampai pecah pecah kekeringan. Nggak jamin varietas unggulpun bakal panen baik. Perlu dicermati juga di tempat lain. Cukupkah airnya?
  3. Pupuk. Expose kasus supertoy ini sayangnya ndak ada yang secara ditel njelasin berapa dosis dan komposisi dipakai. Seberapa dan bagaimana komposisi Makro diberikan, seberapa si Mikro dilengkapkan. Data dilapangan, dengan hanya makro saja, dengan varietas unggul sekalipun, dengan perawatan baik, rata rata hanya didapat 6-8 ton gabah kering panen. Logika panen s.d. di atas 10 Ton selalu melibatkan pemupukan yang berimbang dan tidak pernah lepas dari campur tangan pupuk organik.
  4. Hama penyakit. Bagaimana penanggulangan hama penyakitnya?. Pernah diulas di TV bahwa supertoy ini identik dengan padi lokal Jawa, yang notabene dari ahli bibit UGM lo ndak salah saat itu, rentan terhadap hama penyakit. Tetapi dengan penggunaan pengendali hama hayati dan kimia yang terrencana, kayaknya bisa diatas, tuh. Diminimalisir lah.
  5. Cuaca. Semua di atas terpenuhi dengan baik. Pas saat bunga keluar, pas saatnya penyerbukan, hujan deras. Ya… gimana lagi. Kalo ndak salah jadi ndak brisi tuh padi. Dan banyak lagi pengaruhnya.
  6. SDM. Semua itu dapat dicapai hanya dan hanya bila Pola Pikir Petani kita sudah mapan. Mapan dalam arti siap melakukan budi daya padi sesuai dengan teknologi yang tepat. Bukan hanya di padi. Inilah sebenarnya PR terberat bangsa ini, PR Natural Nusantara, membawa petani kepada teknologi pertanian yang K3. Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian.

Hail lain yang sangat penting adalah: Padi singgangan itu bisa dilakukan. Tapi ingat ada beberapa syarat yang harus diperhatikan. Syaratnya nggak terpenuhi, ya gagal. Syaratnya terpenuhi?. Di lahan pasir pantai yang sedemikian ekstrim, Natural Nusantara mampu panen Rojolele 4-5 kali satu kali tanam. Ya dengan singgangan itu. Dan proyeksi per hektar rata rata di atas 8 ton.

Pernahkan SHI memonitor budidaya singgangan ini secara intensif?.

Petani memang komoditas politik terbesar. Isu kembali pada pertanian sudah mencuat. Tunggu saja, akan banyak bibit dan pupuk berlabel atau bernuansa merah, biru, hitam putih, oren, kuning. Tunggu saja akan banyak pendampingan petani oleh kader kader partai. Tunggu saja akan banyak petani pakai kaos wana warni. Dan itu sah sah saja. Sebagaimana kejamnya politik, maka permainan disana pun akan kejam.

Saran bagi siapapun, kalo mau membimbing petani, ya yang serius lah. Apalagi untuk uji coba, perhatikan lima hal di atas. Dampingilah petani secara benar. Ini kalo mau peduli sama petani. Dan yang jelas peduli sama nasib sampeyan sendiri. Palagi, kalau ada nuansa politis yang sampeyan bawa. Bayangkan bila lawan politik sampeyan merasa terusik.

Yang jelas selama hal itu dilakukan memang benar-benar karena kepedulian untuk memakmurkan petani, untuk tujuan revolusi pertanian Indonesia, anda adalah partner Natural Nusantara. Hanya hati hatilah, petanono sopo konco sopo mungsuh.

Bagaimana ndorokakung?

Agar postingan tertentu selalu berada di atas

stick this!

stick this!

Kadang kita pingin satu ato beberapa postingan kita selalu berada di atas, tanpa pernah tergeser oleh postingan baru. Jebule gampang.

Pada saat menulis postingan, liat tuh layar sebelah kanan anda. Ada check box di samping tulisan “stick this post to the front page” . Nih disamping scrinsutnya

Kalo pengin ndak hanya satu yang ndak bergeser, ya postingan yang laen juga digitukan.

Lha kalo sudah kebacut ada di bawah karena dah diposting lama?. Dari dashboard pilih manage write ato kelola tulisan. Cari yang mo di taruh di halaman atas, edit dan centang checkboxnya.

Jadi dee…

Padi Supertoy

Pak SBY waktu panen supertoy

Pak SBY waktu panen supertoy

Supertoy mendadak heboh. Bukan karena panen yang berhasil, tapi karena bulirnya banyak yang nggak brisi. Sampai pak tani pada masak padi di sawah. Nggak dibawa pulang, nggak pake periuk, tapi langsung dibakar. Nasi Bakar kalee!!

Namanya mahluk hidup, output tergantung pada :

1. Varietas
2. Kondisi Tanah
3. Air
4. Pupuk Makro (Urea TSP KCl)
4. Pupuk Organik
5. Hama Penyakit
6. Cuaca

Lha biar yang pada ahli yang neliti mengapa si Toy yang Super sampai gagal panen.

Yang jadi heran dan sekaligus ingin tahu saya, apa kiat yang digunakan bung Heru Lelono, ing atase dah 3 kali jatuh, (kalo ndak salah gula aren, blue energy dan si Toy Super : dengar dari TV) tapi pak SBY masih merangkulnya jadi salah satu staf ahli. Setia betul pak SBY!

Di salah satu stasiun TV kalau ndak salah bung Heru sempat bilang : “Buktinya presiden nggak memecat saya”, kira kira seperti itu.

Ada yang tahu kira kira kiat yang dipakai bung Heru?

Sumber gambar dari sini

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.